8 Senjata Tradisional Lampung yang Unik dan Bersejarah

Lampung merupakan salah satu kota di daerah Sumatera Selatan. Lampung merupakan kota yang memiliki kebudayaan yang beragam. Salah satu kebudayaan yang dimiliki Lampung adalah senjata tradisionalnya yang khas dan berbagai macam. Senjata tradisional merupakan senjata yang telah diwariskan turun temurun dari masyarakat terdahulu. Untuk mengetahui informasi kebudayaan daerah yang lebih lengkap di seluruh Indonesia, bisa dilihat melalui Perpustakaan.id.

Salah satu kerajaan yang paling berperan banyak dalam perkembangan dan beragamnya kebudayaan Lampung adalah Kerajaan Sriwijaya yang telah menguasai Lampung sejak abad ke-7. Oleh karena itu, beberapa senjata Lampung ada yang mirip dengan senjata di daerah lain yang sama-sama dikuasai oleh Kerajaan Sriwijaya pada zaman dulu.

Berikut ini merupakan senjata tradisional Lampung yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ragam Senjata Tradisional Lampung

  1. Badik Lampung

Senjata Badik merupakan salah satu senjata dari Lampung yang cukup terkenal bagi seluruh masyarakat Indonesia. Senjata badik ini mirip dengan pisau, hanya saja badik memiliki gagang yang bengkok. Selain itu, ujung mata pisau badik juga membengkok.

  1. Serapang

Serapang merupakan tombak yang memiliki ujung runcing 3 cabang mirip seperti trisula. Serapang digunakan masyarakat lampung untuk berburu hewan-hewan liar guna dikonsumsi pada zaman dahulu.

  1. Kekhis

Kekhis adalah senjata khas Lampung yang biasa dikenal oleh masyarakat umum sebagai keris. Kekhis bisa dikatakan keris khusus untuk orang Lampung. Keris merupakan senjata yang identik dengan Pulau Jawa. Namun, senjata keris bisa sampai dikenal Lampung karena pada masa kerajaan banyak raja-raja Lampung yang mendatangkan empu pembuat keris dari Pulau Jawa untuk membuat keris. Sehingga ditemukanlah keris Lampung atau Kekhis tersebut.

  1. Laduk atau Candung

Laduk atau Candung merupakan golok khas Lampung. Golok dari Lampung atau Laduk ini dibagi menjadi 3 macam, yaitu Golok Ladang (Canduk Kawik), Golok Pegangan Istimewa (Lancip), dan Golok Dapur (Rampak Alu).

  1. Payan

Tombak khas Lampung adalah Payan. Payan dibagi menjadi 2, yaitu Payan Pendek (Payan Buntak / Linggis) dan Payan Panjang (Payan Kejang). Untuk Payan Pendek memiliki panjang tidak lebih dari 90 cm, sedangkan Payan Panjang memiliki ukuran kurang lebih 150 cm.

Keduanya sama-sama terbuat dari kayu dan memiliki mata tombak berupa logam dengan ukuran 35-40 cm. Payan merupakan senjata yang cukup langka dan terkadang diberi aksesoris bulu ekor kuda yang disebut tunggul.

  1. Terkeling

Terkeling merupakan senjata yang digunakan dengan digenggam untuk memukul. Terkeling ini terbuat dari logam timah dan berbentuk 4 cincin yang saling terkait agar bisa dimasukkan jari-jari.

  1. Kepelan

Kepelan yaitu senjata tikam khas dari Lampung. Untuk bentuknya seperti paku yang panjangnya 30 cm. Cara penggunaannya yakni dengan cara menikam ke arah samping bukan ke arah depan.

  1. Betit

Betit adalah senjata berupa panah yang biasa digunakan untuk berburu makanan. Betit sendiri dibagi menjadi 2, yaitu betit busur atau panah yang berbentuk busur dan juga betit yang berbentuk senapan angin yang digerakkan dengan pelontar karet.

Nah, itulah beragam senjata tradisional Lampung yang sudah seharusnya diketahui dan dikenal oleh masyarakat, khususnya anak muda sebagai generasi penerus bangsa. Tidak hanya daerah Lampung saja, tetapi juga seluruh daerah di Indonesia. Kebudayaan daerah ini harus tetap dilestarikan agar bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya. Selain itu, kebudayaan ini merupakan identitas nasional yang harus senantiasa dijaga dan jangan sampai diakui oleh bangsa lain.