Jenis Pengiriman Cargo Murah Berdasarkan Jumlah Barang yang Dikirim

Dalam melakukan pengiriman, diperlukan jasa logistik atau cargo yang dapat mengangkut produk dari tempat asal hingga ke tempat tujuan. Maka dari itu pilihlah jasa cargo murah dan terpercaya, agar mendapatkan pelayanan maksimal untuk kelangsungan bisnis. Seringkali, pengiriman tersebut menggunakan kontainer-kontainer besar yang sering kita lihat di jalan. Cargo kontainer tersebut memiliki 2 standar ukuran yang sudah ditetapkan, baik untuk pengiriman lokal maupun ekspor.

Ukuran Kontainer dalam Dunia Logistik

1. 20 ft

Ukuran yang pertama adalah 20 ft (feet), untuk ukuran cargo kontainer ukuran 20 ft, dapat dilihat secara sekilas dari panjangnya yang pendek. Daya tampung kontainer20 ft bagi tiap-tiap barang berbeda-beda tergantung dari dimensi dan berat barang. Biasanya mampu memuat sekitar belasan ton untuk barang dengan kategori berat muatan sedang.

2. 40 ft

Ukuran yang kedua yaitu kontainer 40 ft. Dari ukuran sudah dapat dilihat bahwa kontainer ini memiliki panjang dua kali lipat dibanding kontainer20 ft. Daya tampungnya pun lebih banyak dibandingkan dibandingkan ukuran yang sebelumnya, berkisar antara 22 ton hingga sekitar 30 ton, tergantung dari barang yang dimuat.

3. 45 ft

Ini merupakan ukuran baru untuk kontainer, ukuran 45 ft sepertinya masih jarang digunakan saat ini, khususnya di Indonesia.

Kedua ukuran tersebut memiliki tarif yang berbeda-beda, jelas lebih murah tarif untuk 20 ft kontainer. Setiap ekspedisi pun memiliki tarif yang berbeda. Untuk mendapatkan tarif cargo murah tidaklah sulit, hanya perlu menemukan jasa cargo murah yang tepat seperti cargonesia.

Pasti jika dilihat secara sekilas cargo kontainertersebut berisi banyak barang, padahal dalam melakukan pengiriman tidak diharuskan untuk mengisi semua kontainer tersebut secara penuh.

Dalam sebuah pengiriman, baik lokal maupun ekspor terdapat 2 istilah, yaitu LCL dan FCL. Apakah itu LCL dan FCL?

1. LCL (Less Container Load)

LCL merupakan jenis pengiriman yang barangnya hanya sedikit dan tidak mengisi satukontainer secara penuh. Ini biasanya dilakukan untuk pelaku-pelaku UMKM yang biasanya mengirim barang dengan skala kecil atau ketika ingin mengirim sampel barang ke pembeli.

Lalu, bagaimana caranya agar barang bisa dikirim? Caranya sangat mudah, yakni cukup dengan menghubungi jasa cargo untuk diberikan kuota secara LCL ke tempat yang dituju. Prinsipnya sama dengan pengiriman barang yang dibeli melalui marketplace. Yakni dengan memasukkan barang bersamaan dengan barang dari pihak lain dengan tujuan yang sama hingga memenuhi seluruh kontainer. Setelah itu, barang tinggal di kirim. Setelah sampai di tempat tujuan, barang tersebut akan disimpan dan dipilah di gudang penyimpanan, baru bisa dikirim ataupun diambil oleh pembeli.

Perihal biaya, pengiriman LCL umumnya didasarkan pada dimensi barang yang diukur dengan satuan cbm atau cubic meter. Jadi, tidak perlu khawatir apabila ingin mengirim barang dengan skala kecil.

2. FCL (Full Container Load)

Berbeda dengan LCL, FCL merupakan pengiriman ekspor barang dalam satu kontainer penuh. Dalam artian, seluruh isi kontainer tersebut merupakan barang milik satu pihak yang sama tanpa ada campuran dari pihak lain. Seperti yang telah dijelaskan, bahwa ada 2 jenis ukuran container, yaitu 20 ft dan 40 ft. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan banyak barang yang akan dikirim.

Yang biasanya melakukan pengiriman kontainer secara FCL adalah perusahaan yang memiliki kapasitas produksi yang cukup besar hingga berton-ton. Untuk biayanya, tentu sangat jauh berbeda dengan LCL karena ibarat menyewa satu kontainer penuh.

Nah, itulah penjelasan mengenai jenis pengiriman yang didasarkan pada jumlah barang yang dikirim, yakni ada FCL dan LCL. Keduanya sangat penting diketahui untuk dapat menentukan biaya cargo murah untuk ekspor. Pemilihan pengiriman tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak pemakai jasa.